This is just a personal writing.
Enjoy the rhyme and feel free to share your thoughts (better with a cup of coffee).

Seekor Buaya Mati di Sungai Lenggang
Seekor buaya mati di Sungai Lenggang, di Desa Gantung, Belitung Timur. Bangkainya mengambang di tepi sungai, di dekat pemukiman penduduk.
Kele: Menelusuri Hutan Kenari Purba di Banda Neira
Pertemuan saya dengan Pak Akang Kamudi adalah sebuah kebetulan yang ajaib. Dalam perjalanan dari kantor saya di Batu Koneng, Ambon ke hotel tempat nginap, saya dapat driver Gojek

Tungku: Ingatan Tentang Masa Kecil dan Dapur Ibu
Ketika mengobrol dengan Mbak Ficky Yusrini, mentor di Mindful Writing Class Pusaka Indonesia, saya tiba-tiba memikirkan satu hal. Apakah sesuatu yang di masa kecil saya anggap sebagai hal yang bias

Kembali ke Banda Neira: Rempah, Paus, dan Lumba-lumba
Kali ini saya datang pada waktu yang tepat. Laut Banda Neira sangat tenang pada Bulan November. Saya belum pernah melihat laut setenang ini.

Sebuah Refleksi: Jadi, Kamu Mau Apa?
Jika kamu membaca tulisan ini karena tertarik dengan gambarnya yang cantik, jangan berharap saya akan memberi jawaban tentang apa itu 'meaningful purpose'. Karena sesungguhnya, saya juga sedang men

Cat’s Eye: Dengan Siapa Engkau akan Minum Teh dan Tertawa di Hari Tua?
This is what I miss, Cordelia: not something that’s gone, but something that will never happen. Two old women giggling over their tea.
Mahalona, Merica, dan Ancaman Bencana Alam
Apa yang Anda pikirkan saat melihat begitu banyak mobil mewah berlalu-lalang di jalan raya? B
Lawe dan Kisah Peperangan Memperebutkan Emas
Mendengarkan Pak Isai Kaleb—Kepala Desa Lawe—men
Menikmati Masa Hibernasi: Membaca, Blogging, dan Minum Kopi
Ada kalanya manusia waras tiba-tiba merasa jenuh dan gila dan tak ingin berbuat apa-apa. Seperti itulah yang saya rasakan saat ini. Ada saat-saat di mana tiba-tiba tinggal di kama
